Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Media SIber

BERITA TEMPO

  • Nasional
  • Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
BERITA TEMPO
Telusuri

Beranda Wakil Wali Kota Dilaporkan Saat Bela Rakyat, Madas Ngamuk | Ini Serangan Terhadap Keadilan!" Wakil Wali Kota Dilaporkan Saat Bela Rakyat, Madas Ngamuk | Ini Serangan Terhadap Keadilan!"

Wakil Wali Kota Dilaporkan Saat Bela Rakyat, Madas Ngamuk | Ini Serangan Terhadap Keadilan!"

Redaksi
Redaksi
13 Apr, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Surabaya, BeritaTempo.online – Organisasi masyarakat Madura Asli (Madas) Jawa Timur menyatakan kemarahan dan ketidakpuasan atas pelaporan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, ke pihak berwajib. Ketua DPD Madas Jatim, H. Zaenal Fatah, didampingi Wakil Ketua Edy Prayitno, yang akrab disapa Edy Macan, mengecam keras tindakan pelaporan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk ketidakadilan terhadap pejabat yang sedang menjalankan tugasnya.

Kasus ini bermula dari laporan warga mengenai ijazah yang diduga ditahan di salah satu gudang di kawasan Pergudangan Margomulyo, Surabaya. Menanggapi aduan tersebut, Wakil Wali Kota Armuji melakukan klarifikasi langsung kepada pihak perusahaan melalui sambungan telepon WhatsApp. Namun, upaya mediasi itu justru mendapat respons negatif dan tidak menyenangkan dari pihak perusahaan yang bersangkutan.

Alih-alih mendapat tanggapan solutif, Armuji justru dilaporkan atas tindakannya tersebut. Pelaporan ini memantik kemarahan dari berbagai elemen Madas, baik dari tingkat DPD, DPC, hingga DPAC. Mereka menilai pelaporan ini mencederai semangat pelayanan publik dan melukai kehormatan warga Madura yang diwakili oleh Armuji dalam membela hak rakyat kecil.

Sebagai bentuk protes dan pembelaan terhadap Armuji, Madas Jatim menyatakan akan menggerakkan massa dalam aksi demonstrasi besar-besaran yang melibatkan seluruh simpul Madas se-Jawa Timur. Aksi ini direncanakan digelar di depan lokasi perusahaan yang diduga menjadi tempat penahanan ijazah tersebut.

"Madas tidak tinggal diam. Kami akan turun ke jalan untuk menuntut keadilan atas pelaporan yang tidak berdasar ini. Armuji hanya menjalankan tugasnya sebagai pelayan rakyat," tegas Edy Macan dalam keterangannya.

Madas adalah organisasi kemasyarakatan yang mewadahi perantau suku Madura dengan tujuan membentuk karakter warga Madura yang bermoral, bermartabat, dan berakhlakul karimah. Dalam konteks ini, mereka menilai tindakan Armuji mencerminkan kepedulian terhadap nilai-nilai tersebut.

Aksi ini diharapkan menjadi bentuk koreksi terhadap pihak-pihak yang mencoba membungkam suara keadilan dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil. Madas menegaskan bahwa mereka tidak akan mundur hingga keadilan ditegakkan.


Editor : Adytia Damar 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

BERITA TEMPO

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

ULP PLN Krian angkat bicara terkait Karyawan yang tidak patuh K3.

Redaksi- April 27, 2026 0
ULP PLN Krian angkat bicara terkait Karyawan yang tidak patuh K3.
Sidoarjo,Krian berita TEMPO ONLINE  // Senen, 27 April 2026 Setelah Tim Media kemaren Sabtu 25 April 2026 salah satu karyawan ULP PLN Krian kedapat…

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler


BERITA TEMPO

About Us

www.beritatempo.Online merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Contact us: beritatempo123@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | www.beritatempo.online
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode etik