Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Media SIber

BERITA TEMPO

  • Nasional
  • Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
BERITA TEMPO
Telusuri

Beranda Tradisi & Spiritualitas Meledak! Warga Padangan Sambut Ruwa Desa dengan Gegap Gempita Tradisi & Spiritualitas Meledak! Warga Padangan Sambut Ruwa Desa dengan Gegap Gempita

Tradisi & Spiritualitas Meledak! Warga Padangan Sambut Ruwa Desa dengan Gegap Gempita

Redaksi
Redaksi
09 Feb, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Sidoarjo, BeritaTempo.online – Pemerintah Desa (Pemdes) Padangan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, menggelar acara Ruwa Desa (Bersih Desa) dengan rangkaian pertunjukan wayang kulit dan sholawat. 

Gelaran Acara ini berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai tokoh penting serta masyarakat yang berbondong-bondong datang untuk menyaksikan rangkaian kegiatan.

Hadir dalam acara tersebut Camat Tulangan, Asmara Hadi, S.STP, M.AP., Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para kepala desa se-Kecamatan Tulangan. 

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap tradisi budaya dan keagamaan yang terus dijaga oleh warga Padangan.

Puncak acara wayang kulit digelar pada Minggu (9/2) dengan dua lakon berbeda. 


Di Dusun Sawah Cangkring, Ki Dalang Yunan dari Sidoarjo membawakan lakon Gatotkaca Bangun Kayangan, sementara di lokasi utama, Ki Dalang Selamet Darmawan dari Desa Watugolong, Kecamatan Krian, menampilkan lakon Pendowo 7. 

Pertunjukan ini menarik perhatian masyarakat yang antusias menikmati seni tradisional tersebut.

Selain itu, pada Jumat (7/2), acara sholawat diadakan dengan menghadirkan penceramah Gus Peyek Sariffudin. 

Ribuan warga hadir untuk mengikuti kegiatan religius ini, yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kebersamaan dan spiritualitas masyarakat.

Kepala Desa Padangan, Samsul Anam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut serta dalam menyukseskan acara Ruwa Desa. 


Pihaknya juga, berharap tradisi ini terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya desa.

Sementara itu, Camat Tulangan, Asmara Hadi, dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sekitar sungai. 

“Menjaga kebersihan sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Lingkungan yang bersih akan berdampak pada kesehatan dan kenyamanan kita bersama,” ujarnya.

Dengan digelarnya acara ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya melestarikan budaya dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap desa dan generasi mendatang. (Yan).


Editor : Adytia Damar 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

BERITA TEMPO

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

APH ( Aparat Penegak Hukum) Wilayah Hukum Tulungagung Mohon bertindak tegas adanya Mafia Solar bersubsidi yang menggunakan PREMANISME meresahkan MASYARAKAT

Redaksi- Juni 19, 2026 0
APH ( Aparat Penegak Hukum) Wilayah Hukum Tulungagung Mohon bertindak tegas adanya Mafia Solar bersubsidi yang menggunakan PREMANISME meresahkan MASYARAKAT
Tulungagung BERITA TEMPO ONLINE  // Kamis 18 Juni 2026 Nasib tragis yang menimpa Oknum wartawan asal Tulungagung saat mengetaui adanya aktivitas il…

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler


BERITA TEMPO

About Us

www.beritatempo.Online merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Contact us: beritatempo123@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | www.beritatempo.online
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode etik